Jumaat, 31 Julai 2015

DOA2 HARIAN

DOA-DOA PILIHAN YANG MUSTAJAB



السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sabda Rasulullah SAW:
“Barangsiapa mempunyai apa-apa hajat, hendaklah ia berwudhuk, kemudian sujud kepada Allah, sambil membaca tasbih Nabi Yunus sebanyak 40 kali dengan cara jari telunjuknya menghadap ke arah kiblat ketika ia sujud. Sesungguhnya sesiapa yang berbuat demikian akan diperkenankan doa dan permintaannya.”

Sabda Rasulullah SAW:
“Sesungguhnya aku ketahui satu kalimah yang apabila dibaca oleh mereka-mereka yang ditimpa bala atau kesusahan, Allah akan lepaskan si pembacanya dari kesusahan. Kalimah tersebut ialah tasbih saudaraku Nabi Yunus AS “La ilaha illa anta subhaanaka inni kuntu minazzholimiin.”


PENDINDING DIRI-BENTENG SIHIR-SANTAU
  1. Doa Mengusir Jin Dari Rumah
  2. Doa Selamat Dari Gangguan Manusia, Jin Dan Iblis
  3. Doa Benteng Santau/Santau Angin
  4. Doa Membatalkan Sihir
  5. Doa Supaya Tidak Diikut Oleh Hantu Syaitan Ketika Balik Dari Kerja-Balik Dari Hospital-Balik Dari Kubur
  6. Doa Rawatan Untuk Orang Yang Terkena Sihir
  7. Doa Untuk Mengeluarkan Jin, Makhluk Halus Atau Racun-Racun Ilmu Sihir Atau Santau Dari Badan Manusia
  8. Doa Benteng Sihir, Doa Penawar Sihir Jarak Jauh Dan Kaedah Membuat Minyak Zaitun Sebagai Penawar Sihir
  9. Doa Untuk Melindungi Dari Sihir-sihir Termasuk Sihir Tafriq (Pemisah Ikatan Suami Isteri/Ikatan Persahabatan/Ikatan Adik Beradik
  10. Doa elakkan diri dari dipukau
  11. Doa Penawar Sihir Dari Jarak Jauh
  12. Doa Untuk Hindar diri Terkena Sebarang Sihir Dan Mengembalikan Balik Sihir Kepada Orang Yang Membuat Sihir
  13. Doa Hindar diri dari terkena Sihir/Santau/Saka/Jin
  14. Doa Elak Sihir Tafriq (Pemisah Suami Isteri)
  15. Doa Pendinding & Penggerak: Sihir Santau
  16. Doa Penunduk Dan Juga Perisai dari Fitnah/Sihir
JODOH-KAHWIN-KASIH SAYANG
  1. Doa Mendapatkan Suami Yang Soleh/Isteri Yang Solehah
  2. Doa Supaya Perancangan Perkahwinan Berjalan Lancar Dan Mendapat Pasangan Yang Serasi.
  3. Doa Elak Suami Tak Kahwin Lain
  4. Doa Pelembut Hati Pasangan Suami/Isteri
  5. Doa Supaya Suami Atau Isteri Dan Anakx Yang Degil/Derhaka Kembali Kepangkal Jalan
  6. Doa Untuk Mengubat Cinta Dan Kasih Sayang Yang telah Hilang
  7. Doa Untuk Wanita Yang Selalu Putus Tunang Dan Pinangan Selalu Tak Jadi
  8. Doa Agar DiSayangi Oleh Suami Atau Isteri
  9. Doa Mengekalkan Kasih Sayang Diantara Suami, Isteri dan Anak-anak
  10. Doa-doa Untuk Kebahagiaan Keluarga
  11. Doa Supaya Dikasehi Dan Disayangi Oleh Suami/Isteri,Anak-anak, Kaum Kerabat,Jiran-jiran,Rakan-rakan, Orang Bawahan Dan Orang Atasan
  12. Doa Semuga Ada Jodoh Kita
  13. Doa Pengasih
  14. Doa Pengikat Kasih Sayang
  15. Doa Untuk Wanita Mendapat Jodoh
  16. Doa Dipercepatkan Jodoh & Doa Mendapat Isteri Yang Baik
  17. Doa Supaya Suami Setia Dan Sayang Isteri
  18. Doa Jodoh Dalam Bahasa Melayu Yang Baik
  19. Doa Pengasih Dari Surah Al-Quran
  20. Doa Sebelum Bersetubuh Dan Adab-adab Sebelum Bersetubuh Pada Malam Pertama
KELUARGA-ANAK-ISTERI-SUAMI
MASALAH RUMAHTANGGA
RAWATAN PENYAKIT/PENAWAR
  1. Doa Hilangkan Kesakitan Ketika Sedang Mengalami Sakit Senggugut
  2. Doa Elak Bayi Kecil Terkena Sawan Tangis
  3. Doa Penawar Elak Patah Tulang-Retak Tulang-Rapuh Tulang
  4. Doa Rawatan Jerawat-Bisul Dan Penyakit Berkenaan Kulit
  5. Doa Rawatan Hentikan Darah Istihadhah
  6. Doa Pendinding Dan Benteng Dari Segala Penyakit Jasmani Atau Rohani
  7. Doa Rawatan Pulih Tenaga Batin Lelaki
  8. Doa Rawatan Demam Campak
  9. Doa Apabila Mengalami Luka
  10. Doa Rawatan Untuk Pesakit HIV/AIDS
  11. Doa Rawatan Mati Pucuk Dan Lemah Tenaga Batin
  12. Doa Rawatan Untuk Demam Panas
  13. Doa Peransang Untuk Selera Makan
  14. Doa Rawatan Untuk Penyakit Kulit Gatal Dan Gegata Atau Lapar Garam
  15. Doa Untuk Merawat Sakit Berkaitan Perut, Busung, Usus Besar, Usus Kecil, Ulcer Perut, Gastrik Dan Bengkak Di Bahagian Perut Serta Kaki
  16. Doa Untuk Rawatan Sakit Jantung, Saluran Darah Tersumbat (BLOCKAGE) Dan Jantung Berlubang
  17. Doa-doa Untuk Memusnahkan Sel-Sel Kanser Lengkap dengan MP3/IMAGE DOA
  18. Doa Untuk Wanita Datang Haid Tidak Teratur Dan Sengugut
  19. Doa Rawatan Untuk Sakit Tulang/Kanser Tulang
  20. Doa Segala Penawar Penyakit
  21. Doa Untuk Merawat Penyakit Resdung
  22. Doa Untuk Merawat Sakit Kepala/Migraine
  23. Doa Untuk Merawat Jiwa Yang Lemah Dari Gangguan Makhluk Halus
  24. Doa Untuk Rawatan Darah Tinggi, Kencing Manis Dan Sakit Jantung
  25. Doa Kesembuhan Bagi Pesakit Buah Pinggang
  26. Doa Memohon Kesembuhan Penglihatan
  27. Doa Mohon Allah Sembuhkan Kesakitan/Penyakit Supaya Terus Dapat Beribadat
  28. Doa Rawatan Lumpuh Dan Strok
  29. Doa Penyembuh Sakit Jantung Dan Sakit Dalam Badan
  30. Doa-doa Untuk Memusnahan Sel Kanser (1)
  31. Doa-doa Untuk Memusnahan Sel Kanser (2)
  32. Doa Untuk Pesakit Jantung Supaya Sembuh
  33. Doa Mohon Kesembuhan Penyakit Dan Doa Mohon Keringanan dan Kemudahan
  34. Doa ketika terjadi penyakit menular
  35. Doa Rawatan Hilangkan Sakit Perut/Perut Memulas/Senak Perut
  36. Doa Hilangkan Sakit Gigi
  37. Doa Rawatan Mata Rabun Jauh Atau Dekat
BALA/MUSIBAH/BENCANA
REZEKI-PERNIAGAAN-PEKERJAAN
PEPERIKSAAN-ILMU-PELAJARAN
KESELAMATAN DIRI-KELUARGA-HARTA BENDA
  1. Doa Supaya Orang  Yang Hilang Atau Lari Pulang Ke Rumah
  2. Doa Elak Pencuri Keluar Dari Rumah Selepas Mencuri (TERKURUNG DALAM RUMAH)
  3. Doa Menjaga Rumah Dan Harta Benda
  4. Doa Mengembalikan Barang Yang Hilang
  5. Doa-Doa Yang Baik Dibaca Oleh Wamita Khususnya Elak Dirogol Atau Dicabul
  6. Doa Elak Dikhianati Dan Dianiayai
  7. Doa Mohon Selamat Dari Ancaman Orang-orang Yang Zalim
  8. Doa Wirid Dapat Menghalang Jin-Jin Atau Sihir Masuk KeDalam Tubuh Badan
  9. Doa Elak Kebakaran Dan Kecurian Rumah Ketika Tidur
  10. Doa Utk Keselamatan Diri Elak Mudarat Dan Berserah Diri Dan Tawakal Kpd ALLAH SWT
  11. Doa Keselamatan Diri Elak Mudarat Dan Beserah Diri Kpd Allah
  12. Doa Menghadapi Pembengis/Musuh/Amuk/dll
  13. Doa Perlindungan Untuk Anak-anak
  14. Doa Keselamatan Keluarga Dari Dirompak Serta Doa Pagar Kawasan Rumah
  15. Doa-doa Keselamatan Dibaca Oleh Seorang Perantau
  16. Doa-doa Keselamatan Diri Dari Terlibat Kemalangan Jalanraya
  17. Doa Menaiki Kenderaan Laut Dan Udara
  18. Doa Ketika Melihat Orang Dalam Bahaya
  19. Doa Memelihara Dari Kebakaran
  20. Doa Menghalang Syaitan/Jin/Iblis Masuk Kedalam Rumah
  21. Doa Melakukan Perjalanan Dan Memohon Keselamatan Untuk Keluarga Yang Ditinggalkan
  22. Doa Dan Amalan Untuk Menjauhkan Kenderaan Dari Berlaku Kemalangan
  23. Doa Untuk Mendapat Kembali Yang Hilang
  24. Doa Mohon Perlindungan Dari Musuh Dalam Selimut
  25. Doa Supaya Terhindar Dari Dikhianati-Dianiayai-Ditipu
  26. Doa Mohon Dijauhkan Diri Dari Fitnah Orang
  27. Doa Mohon Terhindar Dari Orang-orang Yang Zalim/Yang Memfitnah
  28. Doa Mohon Dijauhkan Dari Godaan Syaitan
  29. Doa Menjaga Dari Gangguan Ular Dan Binatang Bisa
  30. Doa Keselamatan Diri Dijauhkan Dari Perkara Buruk: Bot Karam-Kecurian-Serangan Musuh
  31. Doa Supaya Dipelihara Allah Dari Kejahatan Para Penjahat Dan Para Penzalim
  32. Doa Supaya Musuh Tidak Nampak Dan Dapat Menyelamatkan Diri
  33. Doa Tidak Terbakar Oleh Api Yang Dibaca Oleh Nabi Ibrahim a.s Dan Doa Rawatan Terbakar Dan Melecur

  34. SIFAT-PERANGAI-KETAHANAN DIRI



    DARJAT-MULIA-DIHORMATI


    TAUBAT-RAHMAT-KEAMPUNAN ALLAH SWT

    1. Doa-doa Untuk Mendapat Rahmat Allah SWT
    2. Doa Supaya Mati Dalam Husnul Khatimah
    3. Doa Akhir Tahun Dan Doa Awal Tahun
    4. Doa Syukur Nikmat
    5. Doa Supaya Dapat Bayar Hutang Dan Dipermudah Hajat
    6. Doa Istikharah
    7. Doa Nurun Nubuwwah
    8. Doa Selepas Solat
    9. Doa Mohon Keampunan Dan Kasih Belas Allah (Doa Nabi Adam)
    10. Doa Mohon Agar Dimatikan Dalam Keadaan Berbuat Baik
    11. Doa Mohon Keteguhan Hati Tetap Dalam Iman
    12. Doa Supaya Ditempatkan di Syurga Bersama Para Nabi, Para Siddiqin, Para Shuha dan Dan Orang Yang Soleh
    13. Doa Terhindar Dari Seksa Api Neraka
    14. Doa Taubat Nasuha
    15. Doa sewaktu bersujud

    DOA-DOA HARIAN

    1. Doa Masuk Dan Keluar Tandas
    2. Doa Wajib Baca Selepas Setiap Solat
    3. Doa Sewaktu Ambil Wudhuk
    4. Muat Turun Doa-doa Harian
    5. Doa-doa Yang Lengkap Untuk Dibaca Sebelum Dan Selepas Tidur
    6. Doa-doa Yang Dibaca Pada Orang Yang Sakit Dan Tiada Harapan Untuk Hidup




Ditulis Oleh : Captain Hari: 9:54 PG Kategori:
























Waktu-Waktu Yang Mustajab Untuk Berdoa, Silahkan Dibaca dan Dipraktekkan, Manfaatkan Waktu-waktu tersebut,

Desember 11, 2012

Waktu-Waktu Terkabulnya Do’a

Sungguh berbeda Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan makhluk-Nya. Dia Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Lihatlah manusia, ketika ada orang meminta sesuatu darinya ia merasa kesal dan berat hati. Sedangkan Allah Ta’ala mencintai hamba yang meminta kepada-Nya. Sebagaimana perkataan seorang penyair:
الله يغضب إن تركت سؤاله  وبني آدم حين يسأل يغضب
Allah murka pada orang yang enggan meminta kepada-Nya, sedangkan manusia ketika diminta ia marah
Ya, Allah mencintai hamba yang berdoa kepada-Nya, bahkan karena cinta-Nya Allah memberi ‘bonus’ berupa ampunan dosa kepada hamba-Nya yang berdoa. Allah Ta’ala berfirman dalam sebuah hadits qudsi:
يا ابن آدم إنك ما دعوتني ورجوتني غفرت لك على ما كان منك ولا أبالي
Wahai manusia, selagi engkau berdoa dan berharap kepada-Ku, aku mengampuni dosamu dan tidak aku pedulikan lagi dosamu” (HR. At Tirmidzi, ia berkata: ‘Hadits hasan shahih’)
Sungguh Allah memahami keadaan manusia yang lemah dan senantiasa membutuhkan akan Rahmat-Nya. Manusia tidak pernah lepas dari keinginan, yang baik maupun yang buruk. Bahkan jika seseorang menuliskan segala keinginannya dikertas, entah berapa lembar akan terpakai.
Maka kita tidak perlu heran jika Allah Ta’ala melaknat orang yang enggan berdoa kepada-Nya. Orang yang demikian oleh Allah ‘Azza Wa Jalla disebut sebagai hamba yang sombong dan diancam dengan neraka Jahannam. Allah Ta’ala berfirman:
ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60)
Ayat ini juga menunjukkan bahwa Allah Maha Pemurah terhadap hamba-Nya, karena hamba-Nya diperintahkan berdoa secara langsung kepada Allah tanpa melalui perantara dan dijamin akan dikabulkan. Sungguh Engkau Maha Pemurah Ya Rabb…
Berdoa Di Waktu Yang Tepat
Diantara usaha yang bisa kita upayakan agar doa kita dikabulkan oleh Allah Ta’ala adalah dengan memanfaatkan waktu-waktu tertentu yang dijanjikan oleh Allah bahwa doa ketika waktu-waktu tersebut  dikabulkan. Diantara waktu-waktu tersebut adalah:
1. Ketika sahur atau sepertiga malam terakhir
Allah Ta’ala mencintai hamba-Nya yang berdoa disepertiga malam yang terakhir. Allah Ta’ala berfirman tentang ciri-ciri orang yang bertaqwa, salah satunya:
وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُون
Ketika waktu sahur (akhir-akhir malam), mereka berdoa memohon ampunan” (QS. Adz Dzariyat: 18)
Sepertiga malam yang paling akhir adalah waktu yang penuh berkah, sebab pada saat itu Rabb kita Subhanahu Wa Ta’ala turun ke langit dunia dan mengabulkan setiap doa hamba-Nya yang berdoa ketika itu. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam:
ينزل ربنا تبارك وتعالى كل ليلة إلى السماء الدنيا ، حين يبقى ثلث الليل الآخر، يقول : من يدعوني فأستجيب له ، من يسألني فأعطيه ، من يستغفرني فأغفر له
Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman: ‘Orang yang berdoa kepada-Ku akan Ku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni‘” (HR. Bukhari no.1145, Muslim no. 758)
Namun perlu dicatat, sifat ‘turun’ dalam hadits ini jangan sampai membuat kita membayangkan Allah Ta’ala turun sebagaimana manusia turun dari suatu tempat ke tempat lain. Karena tentu berbeda. Yang penting kita mengimani bahwa Allah Ta’ala turun ke langit dunia, karena yang berkata demikian adalah Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam diberi julukan Ash shadiqul Mashduq (orang jujur yang diotentikasi kebenarannya oleh Allah), tanpa perlu mempertanyakan dan membayangkan bagaimana caranya.
Dari hadits ini jelas bahwa sepertiga malam yang akhir adalah waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak berdoa. Lebih lagi di bulan Ramadhan, bangun di sepertiga malam akhir bukanlah hal yang berat lagi karena bersamaan dengan waktu makan sahur. Oleh karena itu, manfaatkanlah sebaik-baiknya waktu tersebut untuk berdoa.
2. Ketika berbuka puasa
Waktu berbuka puasa pun merupakan waktu yang penuh keberkahan, karena diwaktu ini manusia merasakan salah satu kebahagiaan ibadah puasa, yaitu diperbolehkannya makan dan minum setelah seharian menahannya, sebagaimana hadits:
للصائم فرحتان : فرحة عند فطره و فرحة عند لقاء ربه
Orang yang berpuasa memiliki 2 kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-Nya kelak” (HR. Muslim, no.1151)
Keberkahan lain di waktu berbuka puasa adalah dikabulkannya doa orang yang telah berpuasa, sebagaimana sabda  Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam:
ثلاث لا ترد دعوتهم الصائم حتى يفطر والإمام العادل و المظلوم
‘”Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzhalimi” (HR. Tirmidzi no.2528, Ibnu Majah no.1752, Ibnu Hibban no.2405, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi)
Oleh karena itu, jangan lewatkan kesempatan baik ini untuk memohon apa saja yang termasuk kebaikan dunia dan kebaikan akhirat. Namun perlu diketahui, terdapat doa yang dianjurkan untuk diucapkan ketika berbuka puasa, yaitu doa berbuka puasa. Sebagaimana hadits
كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا أفطر قال ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله
Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika berbuka puasa membaca doa:
ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله
/Dzahabaz zhamaa-u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah/
(‘Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah’)” (HR. Abu Daud no.2357, Ad Daruquthni 2/401, dihasankan oleh Ibnu Hajar Al Asqalani di Hidayatur Ruwah, 2/232)
Adapun doa yang tersebar di masyarakat dengan lafazh berikut:
اللهم لك صمت و بك امنت و على رزقك افطرت برحمتك يا ارحم الراحمين
adalah hadits palsu, atau dengan kata lain, ini bukanlah hadits. Tidak terdapat di kitab hadits manapun. Sehingga kita tidak boleh meyakini doa ini sebagai hadits Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam.
Oleh karena itu, doa dengan lafazh ini dihukumi sama seperti ucapan orang biasa seperti saya dan anda. Sama kedudukannya seperti kita berdoa dengan kata-kata sendiri. Sehingga doa ini tidak boleh dipopulerkan apalagi dipatenkan sebagai doa berbuka puasa.
Memang ada hadits tentang doa berbuka puasa dengan lafazh yang mirip dengan doa tersebut, semisal:
كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا أفطر قال : اللهم لك صمت وعلى رزقك أفطرت فتقبل مني إنك أنت السميع العليم
“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika berbuka membaca doa: Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu fataqabbal minni, innaka antas samii’ul ‘aliim
Dalam Al Futuhat Ar Rabbaniyyah (4/341), dinukil perkataan Ibnu Hajar Al Asqalani: “Hadits ini gharib, dan sanadnya lemah sekali”. Hadits ini juga di-dhaif-kan oleh Al Albani di Dhaif Al Jami’ (4350). Atau doa-doa yang lafazh-nya semisal hadits ini semuanya berkisar antara hadits dhaif atau munkar.
3. Ketika malam lailatul qadar
Malam lailatul qadar adalah malam diturunkannya Al Qur’an. Malam ini lebih utama dari 1000 bulan. Sebagaimana firmanAllah Ta’ala:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Malam Lailatul Qadr lebih baik dari 1000 bulan” (QS. Al Qadr: 3)
Pada malam ini dianjurkan memperbanyak ibadah termasuk memperbanyak doa. Sebagaimana yang diceritakan oleh Ummul Mu’minin Aisyah Radhiallahu’anha:
قلت يا رسول الله أرأيت إن علمت أي ليلة ليلة القدر ما أقول فيها قال قولي اللهم إنك عفو كريم تحب العفو فاعف عني
“Aku bertanya kepada Rasulullah: Wahai Rasulullah, menurutmu apa yang sebaiknya aku ucapkan jika aku menemukan malam Lailatul Qadar? Beliau bersabda: Berdoalah:
اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni [‘Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku”]”(HR. Tirmidzi, 3513, Ibnu Majah, 3119, At Tirmidzi berkata: “Hasan Shahih”)
Pada hadits ini Ummul Mu’minin ‘Aisyah Radhiallahu’anha meminta diajarkan ucapan yang sebaiknya diamalkan ketika malam Lailatul Qadar. Namun ternyata Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam mengajarkan lafadz doa. Ini menunjukkan bahwa pada malam Lailatul Qadar dianjurkan memperbanyak doa, terutama dengan lafadz yang diajarkan tersebut.
4. Ketika adzan berkumandang
Selain dianjurkan untuk menjawab adzan dengan lafazh yang sama, saat adzan dikumandangkan pun termasuk waktu yang mustajab untuk berdoa.  Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
ثنتان لا تردان أو قلما تردان الدعاء عند النداء وعند البأس حين يلحم بعضهم بعضا
Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang” (HR. Abu Daud, 2540, Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Nata-ijul Afkar, 1/369, berkata: “Hasan Shahih”)
5. Di antara adzan dan iqamah
Waktu jeda antara adzan dan iqamah adalah juga merupakan waktu yang dianjurkan untuk berdoa, berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam:
الدعاء لا يرد بين الأذان والإقامة
Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak” (HR. Tirmidzi, 212, ia berkata: “Hasan Shahih”)
Dengan demikian jelaslah bahwa amalan yang dianjurkan antara adzan dan iqamah adalah berdoa, bukan shalawatan, atau membaca murattal dengan suara keras, misalnya dengan menggunakan mikrofon. Selain tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah  Shallallahu’alaihi Wasallam, amalan-amalan tersebut dapat mengganggu orang yang berdzikir atau sedang shalat sunnah. Padahal Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,
لا إن كلكم مناج ربه فلا يؤذين بعضكم بعضا ولا يرفع بعضكم على بعض في القراءة أو قال في الصلاة
Ketahuilah, kalian semua sedang bermunajat kepada Allah, maka janganlah saling mengganggu satu sama lain. Janganlah kalian mengeraskan suara dalam membaca Al Qur’an,’ atau beliau berkata, ‘Dalam shalat’,” (HR. Abu Daud no.1332, Ahmad, 430, dishahihkan oleh Ibnu Hajar Al Asqalani di Nata-ijul Afkar, 2/16).
Selain itu, orang yang shalawatan atau membaca Al Qur’an dengan suara keras di waktu jeda ini, telah meninggalkan amalan yang di anjurkan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, yaitu berdoa. Padahal ini adalah kesempatan yang bagus untuk memohon kepada Allah segala sesuatu yang ia inginkan. Sungguh merugi jika ia melewatkannya.
6. Ketika sedang sujud dalam shalat
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
أقرب ما يكون العبد من ربه وهو ساجد . فأكثروا الدعا
Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu” (HR. Muslim, no.482)
7. Ketika sebelum salam pada shalat wajib
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
قيل يا رسول الله صلى الله عليه وسلم أي الدعاء أسمع قال جوف الليل الآخر ودبر الصلوات المكتوبات
Ada yang bertanya: Wahai Rasulullah, kapan doa kita didengar oleh Allah? Beliau bersabda: “Diakhir malam dan diakhir shalat wajib” (HR. Tirmidzi, 3499)
Ibnu Qayyim Al Jauziyyah dalam Zaadul Ma’ad (1/305) menjelaskan bahwa yang dimaksud ‘akhir shalat wajib’ adalah sebelum salam. Dan tidak terdapat riwayat bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam dan para sahabat merutinkan berdoa meminta sesuatu setelah salam pada shalat wajib. Ahli fiqih masa kini, Syaikh Ibnu Utsaimin Rahimahullah berkata: “Apakah berdoa setelah shalat itu disyariatkan atau tidak? Jawabannya: tidak disyariatkan. Karena Allah Ta’ala berfirman:
فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ
Jika engkau selesai shalat, berdzikirlah” (QS. An Nisa: 103). Allah berfirman ‘berdzikirlah’, bukan ‘berdoalah’. Maka setelah shalat bukanlah waktu untuk berdoa, melainkan sebelum salam” (Fatawa Ibnu Utsaimin, 15/216).
Namun sungguh disayangkan kebanyakan kaum muslimin merutinkan berdoa meminta sesuatu setelah salam pada shalat wajib yang sebenarnya tidak disyariatkan, kemudian justru meninggalkan waktu-waktu mustajab yang disyariatkan yaitu diantara adzan dan iqamah, ketika adzan, ketika sujud dan sebelum salam.
8. Di hari Jum’at
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,
أن رسول الله صلى الله عليه وسلم ذكر يوم الجمعة ، فقال : فيه ساعة ، لا يوافقها عبد مسلم ، وهو قائم يصلي ، يسأل الله تعالى شيئا ، إلا أعطاه إياه . وأشار بيده يقللها
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menyebutkan tentang hari  Jumat kemudian beliau bersabda: ‘Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta’. Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut” (HR. Bukhari 935, Muslim 852 dari sahabat Abu Hurairah Radhiallahu’anhu)
Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Fathul Baari ketika menjelaskan hadits ini beliau menyebutkan 42 pendapat ulama tentang waktu yang dimaksud. Namun secara umum terdapat 4 pendapat yang kuat.
Pendapat pertama, yaitu waktu sejak imam naik mimbar sampai selesai shalat Jum’at, berdasarkan hadits:
هي ما بين أن يجلس الإمام إلى أن تقضى الصلاة
Waktu tersebut adalah ketika imam naik mimbar sampai shalat Jum’at selesai” (HR. Muslim, 853 dari sahabat Abu Musa Al Asy’ari Radhiallahu’anhu).
Pendapat ini dipilih oleh Imam Muslim, An Nawawi, Al Qurthubi, Ibnul Arabi dan Al Baihaqi.
Pendapat kedua, yaitu setelah ashar sampai terbenamnya matahari. Berdasarkan hadits:
يوم الجمعة ثنتا عشرة يريد ساعة لا يوجد مسلم يسأل الله عز وجل شيئا إلا أتاه الله عز وجل فالتمسوها آخر ساعة بعد العصر
Dalam 12 jam hari Jum’at ada satu waktu, jika seorang muslim meminta sesuatu kepada Allah Azza Wa Jalla pasti akan dikabulkan. Carilah waktu itu di waktu setelah ashar” (HR. Abu Daud, no.1048 dari sahabat Jabir bin Abdillah Radhiallahu’anhu. Dishahihkan Al Albani di Shahih Abi Daud). Pendapat ini dipilih oleh At Tirmidzi, dan Ibnu Qayyim Al Jauziyyah. Pendapat ini yang lebih masyhur dikalangan para ulama.
Pendapat ketiga, yaitu setelah ashar, namun diakhir-akhir hari Jum’at. Pendapat ini didasari oleh riwayat dari Abi Salamah. Ishaq bin Rahawaih, At Thurthusi, Ibnul Zamlakani menguatkan pendapat ini.
Pendapat keempat, yang juga dikuatkan oleh Ibnu Hajar sendiri, yaitu menggabungkan semua pendapat yang ada. Ibnu ‘Abdil Barr berkata: “Dianjurkan untuk bersungguh-sungguh dalam berdoa pada dua waktu yang disebutkan”. Dengan demikian seseorang akan lebih memperbanyak doanya di hari Jum’at tidak pada beberapa waktu tertentu saja. Pendapat ini dipilih oleh Imam Ahmad bin Hambal, Ibnu ‘Abdil Barr.
9. Ketika turun hujan
Hujan adalah nikmat Allah Ta’ala. Oleh karena itu tidak boleh mencelanya. Sebagian orang merasa jengkel dengan turunnya hujan, padahal yang menurunkan hujan tidak lain adalah Allah Ta’ala. Oleh karena itu, daripada tenggelam dalam rasa jengkel lebih baik memanfaatkan waktu hujan untuk berdoa memohon apa yang diinginkan kepada Allah Ta’ala:
ثنتان ما تردان : الدعاء عند النداء ، و تحت المطر
Doa tidak tertolak pada 2 waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun” (HR Al Hakim, 2534, dishahihkan Al Albani di Shahih Al Jami’, 3078)
10. Hari Rabu antara Dzuhur dan Ashar
Sunnah ini belum diketahui oleh kebanyakan kaum muslimin, yaitu dikabulkannya doa diantara shalat Zhuhur dan Ashar dihari Rabu. Ini diceritakan oleh Jabir bin Abdillah Radhiallahu’anhu:
أن النبي صلى الله عليه وسلم دعا في مسجد الفتح ثلاثا يوم الاثنين، ويوم الثلاثاء، ويوم الأربعاء، فاستُجيب له يوم الأربعاء بين الصلاتين فعُرِفَ البِشْرُ في وجهه
قال جابر: فلم ينزل بي أمر مهمٌّ غليظ إِلاّ توخَّيْتُ تلك الساعة فأدعو فيها فأعرف الإجابة
Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam berdoa di Masjid Al Fath 3 kali, yaitu hari Senin, Selasa dan Rabu. Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu diantara dua shalat. Ini diketahui dari kegembiraan di wajah beliau. Berkata Jabir : ‘Tidaklah suatu perkara penting yang berat pada saya kecuali saya memilih waktu ini untuk berdoa,dan saya mendapati dikabulkannya doa saya‘”
Dalam riwayat lain:
فاستجيب له يوم الأربعاء بين الصلاتين الظهر والعصر
Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu di antara shalat Zhuhur dan Ashar” (HR. Ahmad, no. 14603, Al Haitsami dalam Majma Az Zawaid, 4/15, berkata: “Semua perawinya tsiqah”, juga dishahihkan Al Albani di Shahih At Targhib, 1185)
11. Ketika Hari Arafah
Hari Arafah adalah hari ketika para jama’ah haji melakukan wukuf di Arafah, yaitu tanggal 9 Dzulhijjah. Pada hari tersebut dianjurkan memperbanyak doa, baik bagi jama’ah haji maupun bagi seluruh kaum muslimin yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Sebab Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
خير الدعاء دعاء يوم عرفة
Doa yang terbaik adalah doa ketika hari Arafah” (HR. At Tirmidzi, 3585. Di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi)
12. Ketika Perang Berkecamuk
Salah satu keutamaan pergi ke medan perang dalam rangka berjihad di jalan Allah adalah doa dari orang yang berperang di jalan Allah ketika perang sedang berkecamuk, diijabah oleh Allah Ta’ala. Dalilnya adalah hadits yang sudah disebutkan di atas:
ثنتان لا تردان أو قلما تردان الدعاء عند النداء وعند البأس حين يلحم بعضهم بعضا
Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang” (HR. Abu Daud, 2540, Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Nata-ijul Afkar, 1/369, berkata: “Hasan Shahih”)
13. Ketika Meminum Air Zam-zam
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
ماء زمزم لما شرب له
Khasiat Air Zam-zam itu sesuai niat peminumnya” (HR. Ibnu Majah, 2/1018. Dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah, 2502)
Demikian uraian mengenai waktu-waktu yang paling dianjurkan untuk berdoa. Mudah-mudahan Allah Ta’ala mengabulkan doa-doa kita dan menerima amal ibadah kita.
Amiin Ya Mujiibas Sa’iliin.
Penulis: Yulian Purnama





10 sebab DO’A ditolak

rahasia terkabulnya doaIbrahim bi Ad-ham r.a. berkata ketika masyarakat bertanya kepadanya mengenai firman ALLAH SWT. “Berdoalah kepada KU, niscaya akan kuperkenankan bagimu“.
Mereka berkata,” Kami telah berdoa, tetapi belum juga dikabulkan“.
Maka Ibrahim r.a. menjawab, “Sebab hati kalian sudah mati dari sepuluh perkara“.
1. They know ALLAH SWT. but never carry out ALLAH orders.
2. They read Al Qur’an but never put into practice.
3. They admitted that syaithon is an enemy but accompanied.
4. They love Rasulullah SAW. but left the sunnah.
5. They afraid of hell but never stopping from a sins.
6. They admitted the death is real but never prepare for meeting theirs end.
7. They love heaven but never charitable for getting it.
8. They busy to see the badness of some one forgetting the badness of themselves.
9. They ate that ALLAH has granted but never thanked GOD.
10. They buried human corpse but never took learn from it.
1. Kalian mengenal ALLAH SWT. tetapi kalian tidak menunaikan kewajiban-kewajibanya.
2. Kalian membaca Al-Qur’an namun kalian tidak mengamalkannya.
3. Kalian mengaku sebagai musuh syaithon tetapi kalian mengikutinya.
4. Kalian mengaku cinta kepada Rasulullah SAW namun kalian meninggalkan sunnahnya.
5. Kalian mengakui takut neraka namun kalian tidak berhenti di berbuat dosa.
6. Kalianmengakui bahwa kematian itu benar adanya namun kalian tidak bersiap-siap menghadapinya.
7. Kalian mengaku cinta syurga tetapi kalian tidak beramal untuk mendapatkannya.
8. Kalian sibuk melihat keburukan orang lain, dan lupa melihat keburukan diri kalian sendiri.
9. Kalian memakan rezeki dari ALLAH SWT tetapi kalian tidak mensyukurinya.
10. Kalian mengubur mayat-mayat , namun kalian tidak mengambil pelajaran darinya.
Tanhibul muslimin



15 Amalan-amalan terbaik-Hassan Al-Basri

Posted by: peribadirasulullah on Julai 1, 2010

Waktu Nabi SAW Berdoa Ketika Haji dan Umrah

Posted by: peribadirasulullah on Mei 23, 2010

32 Kalimah Yang Paling Berharga

Posted by: peribadirasulullah on Mei 21, 2010

Abu Zar Mencintai 3 Perkara Pelik

Posted by: peribadirasulullah on Mei 1, 2010

Doa Pendek Yang Mendapat Pujian 70 Ribu Para Malaikat

Posted by: peribadirasulullah on April 28, 2010

KOLEKSI DOA PARA NABI-NABI

Posted by: peribadirasulullah on September 27, 2009















DOA SEBELUM BERSETUBUH DAN ADAB-ADAB SEBELUM BERSETUBUH PADA MALAM PERTAMA




السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Pada pasangan suami isteri yang sudah lama berkahwin. Malam pertama menjadi kenangan yang sangat indah dan manis untuk dikenang. Jika mahu kebahagiaan berumahtangga itu kekal ke anak cucu. Jadikan malam yang seterusnya seperti malam pertama yang dahulu. Mungkin tidak akan sama kerana keghairahan itu semakin malap kerana ditelan usia seperti penulis yang sudah 25 tahun berkahwin. Tapi kenangan itu tetap kekal dalam ingatan.

Mungkin banyak pasangan yang sudah lama berkahwin apabila nak bersama sudah tidak lagi membaca doa sebelum bersetubuh kerana mungkin sudah terlupa doa tersebut. Sekurang-kurangnya bacalah Bismillah sebelum bersetubuh.

Malam pertama adalah untuk suami pecah dara isteri sememanglah waktu yang mendebarkan buat suami dan isteri. Pecah dara isteri adalah pengalaman seks yang akan dikenang sepanjang hayat maka lakukannya dengan penuh kasih sayang. Pada pasangan yang baru berkahwin diingatkan selalu membaca doa sebelum berjimak untuk mendapat zuriat yang baik. Jangan main hentam semacam bila naik "syeikh". 

Malam pertama adalah malam belaian. Malam dimana suami isteri mengenali tubuh badan masing-masing. Malam untuk membuang rasa malu isteri terutamanya. Membuang rasa malu dalam hubungan seks adalah dengan menimbulkan rasa berahi kepada isteri. Biarlah malam yang penuh berahi itu tidak disertai dengan syaitan yang dilaknat.

Rasulullah s.a.w pernah bersabda: 

Sekiranya seseorang itu ingin bersetubuh dengan isterinya hendaklah dia membaca doa Yang bermaksud:

Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Wahai Tuhanku! Jauhilah kami dari syaitan dan jauhkanlah syaitan dari apa yang Engkau kurniakan kepada kami. Sekiranya perhubungan kelamin itu ditakdirkan mendapat seorang anak. Anak itu tidak akan diganggu oleh syaitan untuk selamanya.

DOA SEBELUM BERJIMAK





Bismillahi Allahumma jannibnas syaitana wajannibis syaitana ma razaktana

Ertinya:

Dengan nama Allah. Ya Allah jauhkanlah kami dari syaitan dan jauhkanlah dari syaitan apa yang akan Engkau karuniakan kepada Kami.


Adab-Adab Bersetubuh Pada Malam Pertama.

Islam mempunyai adab yang terkandung di dalamnya nilai-nilai akhlak yang luhur bahkan mengandungi kebaikan dari segi kesihatan. Terdapat banyak petunjuk dalam al-Quran dan hadis yang membicarakan adab setubuh malam pertama dan jimak suami isteri.

Berikut adalah adab-adab setubuh malam pertama dan jimak yang dianjurkan oleh Islam:-
  • Sembahyang sunat dan berdoa malam pertama.
  • Berwuduk selepas melakukan persetubuhan.
  • Untuk memenuhi kewajipan terhadap Allah serta mengikuti sunnah Rasulullah saw.
  • Bergaul dengan isteri cara yang sopan.
  • Bercumbu-cumbuan terlebih dahulu.
  • Tidak mementingkan kepuasan diri sendiri.
  • Mengambil kira hak suami dan isteri berhubung dengan soal hubungan kelamin.
  • Keselesaan dalam hubungan kelamin.
  • Kesederhanaan.
  • Mensyukuri nikmat.
  • Tidak menyebarkan soal persetubuhan kepada pihak lain.
Nak tahu secara terperinci tentang "Malam Pertama" untuk pasangan yang akan berkahwin tahun ni klik SINI.

Wasallam.




Cara Bersetubuh Menurut Islam


Bersetubuh adalah hubungan paling erat antara pria dan wanita. Sebuah persetubuhan hanya boleh dilakukan oleh pria dan wanita yang terikat dalam pernikahan. Jika tidak, maka itu adalah zinah.

Dalam ikatan pernikahan pun, tindakan bersetubuh harus dilakukan sesuai dengan ajaran agama. Tentu saja anda harus mengetahui bagaimana cara bersetubuh dalam Islam dan menjalankannya.

MERAYU dan BERCUMBU :
Nabi Muhammad s.a.w. melarang suami melakukan persetubuhan sebelum membangkitkan syahwat isteri dengan rayuan dan bercumbu terlebih dahulu.
- Hadits Riwayat al-Khatib dari Jabir.

TELANJANG BULAT :
Apabila diantara kamu mencampuri isterinya, hendaklah ia menutupi dirinya dan menutupi isterinya dan janganlah keduanya (suami isteri) bertelanjang bulat seperti keledai.
- Hadits Riwayat Tabrani.

MENYETUBUHI DUBUR :
Terkutuklah orang yang menyetubuhi isteri diduburnya.
- Hadits Riwayat Abu Dawud dan an-Nasa'i dari Abu Hurairah.

DOA SEBELUM BERSETUBUH :
"Bismillah. Allaahumma jannibnaash syaithaa-na wa jannibish syaithaa-na maa razaqtanaa".
Dengan nama Allah. Ya Allah, jauhkanlah kami berdua (suami isteri) dari gangguan syaithan serta jauhkan pula syaithan itu dari apa saja yang Engkau rezqikan kepada kami.

Dari Abdulah Ibnu Abbas r.a. berkata :

Maka sesungguhnya apabila ditakdirkan dari suami isteri itu mendapat seorang anak dalam persetubuhan itu, tidak akan dirosak oleh syaithan selama-lamanya.

- Hadits Sahih Riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas r.a.

HAMPIR KELUAR MANI :
Dan apabila air manimu hampir keluar, katakan dalam hatimu dan jangan menggerakkan kedua bibirmu kalimat ini :
"Alhamdulillaahil ladzii khalaqa minal maa'i basyara".
Segala pujian hanya untuk Allah yang menciptakan manusia dari pada air.

PUTUS DITENGAH JALAN :
Apabila seseorang diantara kamu bersetubuh dengan isterinya maka janganlah ia menghentikan persetubuhannya itu sehingga isterimu juga telah selesai melampiaskan hajatnya (syahwat atau mencapai kepuasan) sebagaimana kamu juga menghendaki lepasnya hajatmu (syahwat atau mencapai kepuasan).
- Hadits Riwayat Ibnu Addi.

MENDATANGI ISTERI MELALUI BELAKANG (ISTERI MENUNGGING) :

Dari Jabir b. Abdulah berkata :

Bahwa orang-orang Yahudi (beranggapan) berkata: Apabila seseorang menyetubuhi isterinya pada kemaluannya Melalui Belakang maka mata anaknya (yang lahir) akan menjadi juling. Lalu turunlah ayat suci demikian :
"Isteri-isteri kamu adalah ladang bagimu maka datangilah ladangmu itu dari arah mana saja yang kamu sukai."
- Surah Al Baqarah - ayat 223.

Keterangan:
Suami diperbolehkan menyetubuhi isteri dengan apa cara sekalipun (dari belakang, dari kanan, dari kiri dsb asalkan dilubang faraj).

BERSETUBUH MENDAPAT PAHALA :

Rasulullah s.a.w. bersabda :
".....dan apabila engkau menyetubuhi isterimu, engkau mendapat pahala".
Para sahabat bertanya :
Wahai Rasulullah, adakah seseorang dari kami mendapat pahala dalam melampiaskan syahwat?
Nabi menjawab :
Bukankah kalau ia meletakkan (syahwatnya) ditempat yang haram tidakkah ia berdosa? Demikian pula kalau ia meletakkan (syahwatnya) pada jalan yang halal maka ia mendapat pahala.
- Hadits Riwayat Muslim.

MENGULANGI PERSETUBUHAN :
Apabila diantara kamu telah mecampuri isterinya kemudian ia akan mengulangi persetubuhannya itu maka hendaklah ia mencuci zakarnya terlebih dahulu.
- Hadits Riwayat Baihaqi.

HAID :
Mereka menanyakan kepada engkau tentang perkara Haid.

Katakanlah: "Haid itu adalah kotoran".

Oleh kerana itu jauhilah diri kamu dengan wanita-wanita yang sedang Haid dan janganlah kamu mendekati (menyetubuhi) mereka, sebelum mereka bersuci*.

Apabila mereka telah bersuci maka bolehlah kamu menyetubuhi mereka ditempat yang diperintahkan Allah kepada kamu.

Sesungguhnya Allah itu menyukai orang-orang yang bertaubat dan Allah menyukai orang-orang yang mensucikan dirinya.

- Surah Al Baqarah - ayat 222.

*Jangan mendekati bermaksud dilarang bersetubuh dengan isteri yang sedang kedatangan bulan dan bukanlah dilarang mempergaulinya sehari-hari.

ASALKAN TIDAK BERSETUBUH :

Dari Masruuq b.Ajda'i berkata :
Aku telah bertanya kepada 'Aisyah tentang sesuatu yang boleh dilakukan seorang suami terhadap isterinya yang sedang Haid.
'Aisyah menjawab:
Apa saja boleh, kecuali kemaluannya (bersetubuh).
http://bambang-gene.blogspot.com/2011/02/cara-bersetubuh-menurut-islam.html



Tiada ulasan:

Catat Ulasan